Thursday, June 22, 2017

COMPUTER-AIDED PSYCHOTHERAPY FOR EATING DISORDER

Posted by Unknown on Thursday, June 22, 2017


Gangguan makan terjadi ketika seseorang mengalami gangguan parah dalam perilaku makan, seperti mengurangi porsi makan secara berlebihan atau makan terlalu banyak, atau perasaan menderita atau kekhawatiran yang berlebihan tentang berat atau bentuk tubuh.
Dikatakan gangguan makan, jika hubungan Anda dan makanan mencapai tingkat yang ekstrim. Penderita gangguan ini sebagian besar adalah wanita. Penyebab gangguan makan belum diketahui secara pasti, namun penelitian menunjukkan adanya keterlibatan genetik dan lingkungan, seperti faktor idola yang rata-rata bertubuh langsing.


Terdapat sistem computer-aided psychotherapy untuk beragam masalah gangguan makan. Mereka didesain sedemikian rupa untuk bisa memantau perilaku makan mereka sehingga dapat memperbaiki pola makan mereka. Dalam computer-aided psychotherapy  ini dibutuhkan sistem pakar yang  menggunakan pengetahuan  manusia  dalam  komputer  untuk  memecahkan  masalah  yang  biasanya dikerjakan oleh seorang pakar, misalnya : Dokter, Lawyer, Analist Keuangan, Tax Advisor. Sistem pakar dapat mendorong perhatian besar diantara ahli komputer dan spesialist  informasi  untuk  mengembangkan  sistem  membantu  manajer  dan  non manajer memecahkan masalah.
Sistem Pakar memberikan banyak keuntungan bagi operasi perusahaan dan manajer, tetapi memiliki keterbatasan significan. Artificial  Intelligence  merupakan  suatu  aktivitas  untuk  menyediakan berbagai  mesin  seperti  komputer  dengan  menampilkan  perilaku  dengan  penalaran yang  cerdas  apabila  diamati  sebagai  manusia.  Artificial  Intelligence  menyajikan berbagai aplikasi komputer yang canggih untuk menyamai berbagai jenis penalaran manusia.

Jenis-Jenis Sistem Pakar
a.    Interpretasi : Menghasilkan deskripsi situasi berdasarkan data sensor.
b.   Prediksi : Memperkirakan  akibat  yang  mungkin  dari  situasi  yang diberikan.
c.    Diagnosis : Menyimpulkan  kesalahan  sistem  berdasarkan  gejala (symptoms).
d.   Disain : Menyusun objek-objek berdasarkan kendala.
e.    Planning : Merencanakan tindakan
f.     Monitoring  :  Membandingkan  hasil  pengamatan  dengan  proses perencanaan.
g.    Debugging : Menentukan penyelesaian dari kesalahan sistem.
h.   Reparasi : Melaksanakan rencana perbaikan.
i.     Instruction : Diagnosis, debugging, dan reparasi kelakuan pelajar.
j.     Control : Diagnosis, debugging, dan reparasi kelakuan sistem.


BEBERAPA APLIKASI SISTEM PAKAR DAN CONTOH KASUSNYA
1.   DESKTOP DAN PC
USA: Computer-aided dietary counselling
Sebuah sistem aplikasi desktop yang memiliki 375 pertanyaan dan penjelasan dalam sebuah wawancara tentang diet, asupan makanan yang biasa dimakan setiap dan perencana menu. Sistem tersebut menyarankan bagaimana cara mengurangi asupan kalori, mengontrol makan, dan meningkatkan aktivitas. Sistem tersebut juga memberi Tabulasi kalori untuk setiap makanan yang dilaporkan dan dihitung totalnya per hari.  Kisaran kalori yang direkomendasikan (1200 ± 1700 kkal per hari).

Australia: DIET educational program about bulimia and anorexia
DIET merupakan suatu program informasi kesehatan untuk gangguan makan yang digunakan pada PC (Andrewes, Sat, & McLennan, 1995; Andrewes et al., 1996). Program ini memberi sebuah sketsa dan informasi tentang diet, olahraga, nutrisi dan resiko pada gangguan makan, dan menanyakan pada pengguna tentang pengetahuan dan ulasan jika para pengguna salah dalam memberi jawaban.

2.  HANDHELD COMPUTERS

     USA: Handheld CADET(Computer-Assisted Diet and Exercise Training) for obesity
Dikembangkan di California (Burnett, Taylor, & Agras, 1985), yang digunakan untuk penurunan berat badan secara bertahap dan sederhana. Alat ini berbunyi setiap kali pengguna menetapkan asupan makanan harian dan juga olahraga. CADET juga memberikan suggest dalam rencana makan dan kalori yang dikonsumsi. Apabila target tercapai maka alat tersebut memberi pujian dan memunjukan grafik kemajuannya.

    USA: Wristwatch computer
    Ini digunakan dengan cara meminta ‘ecological momentary assessment’ yang hanya menggunakan pulpen dan buku harian untuk memantau makan, perasaan dan perilaku sebelumnya. Semua yang pernah kita makan, setelah pesta dan secara acak, untuk mencoba meningkatkan hasil pengobatan dalam masalah makan malam (LeGrange, Gorin, Catley, & Batu, 2001; LeGrange, Gorin, Dymek, & Stone, 2002).

    USA: Palmtop
    Sistem ini (Farchaus-Stein & Corte, 2003) dapat merekam muntah, penggunaan obat pencahar, penggunaan diuretik, olahraga dan pola makan dari perilaku gangguan makan tersebut terjadi. Alat tersebut dibawa kemanapun selama empat minggu oleh 16 sukarelawan yang memiliki gangguan makan bulimia. Mereka direkrut oleh suatu iklan komunitas.Usia yang di rekrut rata-rata adalah 23, 88% berkulit putih dan 12% orang Asia. Mereka secara proaktif mencatat rincian perilaku makan-gangguan mereka pada komputer palmtop. Asisten peneliti mengunduh pokok bahasan setiap minggu. Dari 16 sukarelawan, 3 diantaranya mengundurkan diri sedangkan 13 lainnya mencatat rata-rata 25 perilaku makan-tidak teratur mereka. Peserta mengatakan mereka gagal melakukannya.

Sweden : Mandometerto train eating and recognizing satiety in eating disorders
Mandometer (Bergh et al., 2002) merupakan asisten digital pribadi (PDA) yang terhubung dengan skala makanan. Alat ini digunakan sekali sehari untuk merekam dan melatih tingkat makan pada orang dengan gangguan makan. Hasil ditampilkan pada layar kurva (sampai 350 g dalam 10 ± 15 menit). Kurva disesuaikan untuk penderita anoreksia dan bulimia.


USA : Telephone-Linked Communications-Eat (TLC-Eat) IVR system to improve  adults' eating habits
TLC adalah sistem respon suara interaktif yang membantu orang memantau pola makan mereka serta memberi umpan balik, saran, dan konseling perilaku dalam panggilan mingguan yang berlangsung sampai tujuh menit (Delichatsios et al., 2001).

Germany: Semi-automated short text-messaging (SMS) for bulimia aftercare
Layanan pesan singkat (SMS) yang ditawarkan kepada pasien bulimia selama enam bulan setelah keluar dari rawat inap psikoterapi (Bauer, Percevic, Okon, Meermann, & Kordy, 2003). Pasien mengirim SMS mingguan tentang gejala bulimia mereka dan menerima teks umpan balik berupa SMS mingguan yang dihasilkan oleh Program SMS sesuai dengan teks mereka namun diedit oleh dokter.

3.  CD-ROM SYSTEMS
UK:Overcoming Bulimia(OB)
Overcoming Bulimia (OB) dikemukakan oleh Calipso pada CD-ROM. Delapan modul interaktif berturut-turut memandu strategi kognitif, motivasi, dan pendidikan. Setiap modul membutuhkan sekitar 45 menit di depan komputer di klinik penelitian dan diberikan sebuah buku tugas untuk diselesaikan. Pengguna diminta untuk menyelesaikan satu atau dua modul dalam seminggu.

USA: RCT of ESPWC CD-ROM for binge-eating disorder and obesity
CD-ROM ini untuk penderita binge-eating disorder (BED) dan obesitas terjual Sebagai Solusi Permanen untuk Mengontrol Berat Badan seharga $50. Hal ini didasarkan pada salah satu penulis ‘cognitive-behavioural manual for healthy weight control’ (Bulik, 1997).

4.  INTERNET
USA: Student Bodies eating disorders prevention program
Sebuah kelompok Stanford, California mengembangkan Student Bodies (SB; Winzelberg, Taylor, Sharpe, Eldredge, Dev, & Constantinou, 1998) dan kemudian dimodifikasi program didasarkan pada buku ‘Road to Recoveryself-help’ (Davis Et al., 1989), pada CBT (Cash, 1991), dan mendapatkan pedoman praktik yang baik yang meliputi gangguan makan, regulasi berat badan yang sehat, nutrisi dan olahraga.  Membantu pengguna menilai sikap dan perilaku mereka tentang berat dan bentuk badan. Memberikan umpan balik yang dipersonalisasi pada risiko pengembangan gangguan makan. Student Bodies meliputi audio dan video dokumenter, tanya jawab,pemantauan diri, Penetapan tujuan, tugas membaca dan menulis mingguan dalam urutan yang ditetapkan, dan disertai oleh kelompok diskusi online yang moderat.

Sumber:

Psikologi Abnormal Edisi kelima jilid 2, Nevid, Jeffrey S., Spencer A. Rathus dan Beverly Greene'

Hands On Help Computer-Aided Psychotherapy, Marks, I. S., Cavanach, K., & Gega, L. 

Introduction To Information Systems Fifteenth edition,  O’Brien, J., A., & Marakas, G., M.




Previous
« Prev Post

No comments:

Post a Comment