Monday, November 28, 2011

MUSA AL-SADR (1928 - 1978)

MUSA AL-SADR (1928 - 1978)



1. Riwayat hidup singkat
Musa al-Sadr lahir di Qum, Iran, pada tahun 1928, putra seorang pemimpin Muslim yang penting dalam agama Syiah, Ayatullah Sadr al-Din Sadr. Dia masuk sekolah dasar dan menengah di Qum dan perguruan tinggi di Teheran. Dia tidak berniat untuk mempelajari agama, namun dengan desakan ayahnya, ia membuang ambisi sekuler dan mengejar pendidikan dalam hukum Islam (fikih). Awalnya, ia belajar di sebuah madrasah Qum (sekolah agama), dan sementara masih di Qum ia membantu membuat majalah, Makatib-i Islami (Sekolah Islam), yang masih diterbitkan di Iran. Satu tahun setelah kematian ayahnya pada tahun 1953, ia pindah ke Najaf, Irak, di mana dia belajar di bawah Ayatullah Muhsin al-Hakim.

MANUSIA DAN PENDERITAAN

MANUSIA DAN PENDERITAAN



Penderitaan termasuk realitas dunia dan manusia. Intensitas penderitaan manusia bertingkat-tingkat, ada yang berat dan ada juga yang ringan. Namun, peranan individu juga menentukan berat-tidaknya Intensitas penderitaan. Suatu perristiwa yang dianggap penderitaan oleh seseorang, belum tentu merupakan penderitaan bagi orang lain. Dapat pula suatu penderitaan merupakan energi untuk bangkit bagi seseorang, atau sebagai

MANUSIA DAN KEINDAHAN

MANUSIA DAN KEINDAHAN



Keindahan berasal dari kata indah, artinya bagus, permai, cantik, elok, molek dan sebagainya. Benda yang mempunyai sifat indah ialah segala hasil seni, (meskipun tidaksemua hasil seni indahl, pemandangari alam (pantai, pegunungan, danau, bunga-bunga di lereng gunung), manusia (wajah, mata, bibir, hidung, rambut, kaki, tubuh), rumah (halaman,  perabot rumah tangga dan sebagainya), suara, warna dan sebagainya.

MANUSIA DAN CINTA KASIH

MANUSIA DAN CINTA KASIH



Manusia dan cinta kasih  takkan bisa untuk dilepaskan, karena untuk terjalinnya perdamaian cinta kasih adalah harga mati.
Cinta adalah rasa sangat suka atau sayang (kepada) atauppun rasa sangat kasih atau sangat tertarik hatinya. Sedangkan kata Kasih, artinya perasaan sayang atau cinta(kepada) atau menaruh belas kasihan. Dengan demikian cinta kasih dapat diartikan sebagai perasaan suka (sayang) kepada seseorang yang disertai dengan menaruh belas kasihan.

Konsepsi Ilmu Budaya Dasar Dalam Kesusastraan

Konsepsi Ilmu Budaya Dasar Dalam Kesusastraan


Sastra berasal dari kata castra berarti tulisan. Dari makna asalnya dulu, sastra meliputi segala bentuk dan macam tulisan yang ditulis oleh manusia, seperti catatannilmu pengetahuan, kitab-kitab suci, surat- surat, undang-undang, dan sebagainya. Ada tiga hal yang berkaitan dengan pengertian sastra, yaitu ilmu sastra, teori sastra, dan karya sastra.
1.       Ilmu sastra adalah ilmu pengetahuan yang menyelidiki secara ilmiah berdasarkan metode tertentu mengenai segala hal yang berhubungan dengan seni sastra. Ilmu sastra sebagai salah satu aspek kegiatan sastra meliputi hal-hal berikut :

MANUSIA DAN KEBUDAYAAN

MANUSIA DAN KEBUDAYAAN


Dalam bahasan ini saya akan membagi menjadi beberapa bagian diantaranya:
1.     Manusia sebagai pencipta dan pengguna kebudayaan
2.     Pengaruh budaya terhadap lingkungan
3.     Proses dan perkembangan budaya,
4.     Dan Problematika dan perubahan kebudayaan.

Makalah Manusia dan Kebudayaan ini saya buat sesimpel mungkin semoga bermanfaat bagi siapa saja yang membacanya. 

PEMBAHASAN 1
Manusia Sebagai Pencipta Dan Pengguna Kebudayaan Budaya tercipta atau terwujud merupakan hasil dari interaksi antara manusia dengan segala isi yang ada di alam raya ini. Manusia di ciptakan oleh tuhan dengan dibekali oleh akal pikiran sehingga mampu untuk berkarya di muka bumi ini dan secara hakikatnya menjadi khalifah di muka bumi ini. Disamping itu manusia juga memiliki akal, intelegensia, intuisi, perasaan, emosi, kemauan, fantasi dan perilaku. Dengan semua kemampuan yang dimiliki oleh

PENGERTIAN ILMU BUDAYA DASAR

PENGERTIAN ILMU BUDAYA DASAR




Sebelum kita membahas lebih jauh apa itu “ilmu budaya dasar”, untuk lebih memahaminya kita akan membahas apa itu “ilmu”, dimana pada makalah ini akan ada beberapa pendapat dari pakar-pakar ilmu pengetahuan.
Secara bahasa Ilmu berasal dari bahasa arab ‘alima, ya’lamu, ‘ilman, dengan wazan fa’ila, yaf’alu, yang berarti : mengerti, memahami benar-benar. Sedangkan secara istilah, ada banyak sekali pendapat tentang itu, seperti pendapat :